Tampilkan postingan dengan label BUKU GEOTEKNIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BUKU GEOTEKNIK. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Oktober 2012

Panduan Geoteknik 4 : Desain dan Konstruksi

Judul : Timbunan Jalan Pada Tanah Lunak
No : Pt T-10-2002-B
Panduan Geoteknik 4 : Desain Dan Konstruksi
Penerbit : Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah
Tahun : 2002 (Edisi Pertama Bahasa Indonesia)
Halaman : 206 h
Format File : pdf
Ukuran File : 2.33 MB


Tujuan Dari Panduan Geoteknik 4
Panduan ini merumuskan :

- Metode-metode yang harus diterapkan untuk menguji keabsahan data penyelidikan,
- Prosedur untuk mendapatkan parameter-parameter,
- Proses pengambilan keputusan dalam memilih teknik dan metode yang efektif dan memuaskan,
- Metode-metode yang akan digunakan dalam menganalisis stabilitas dan prilaku penurunan jalan,
- Persyaratan-persyaratan dalam penyusunan laporan desain, penyiapan kesimpulan-kesimpulan dan bagaimana kesimpulan tersebut dapat dicapai,
- Ceklis untuk meyakinkan bahwa semua prosedur dalam Panduan ini telah dilaksanakan,
Prosedur-prosedur yang harus dilaksanakan jika rekomendasi-rekomendasi tidak dilaksanakan sesuai dengan apa yang telah diberikan dalam Panduan ini.

Batasan Dari Panduan Geoteknik 4
Panduan Geoteknik ini memberikan informasi dan petunjuk dalam desain dan pelaksanaan konstruksi jalan di atas tanah lunak. Panduan ini mengidentifikasikan berbagai solusi yang mungkin untuk berbagai kondisi yang berbeda, serta mengemukakan secara umum kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Karenanya, Panduan ini memberikan metodologi untuk memilih desain yang paling cocok, dan menjelaskan bagaimana caranya Ahli Geoteknik yang Ditunjuk mengembangkan dan mencatat proses pengambilan keputusannya.
Petunjuk yang diberikan pada Panduan ini juga harus digunakan untuk timbunan oprit jembatan.
Panduan ini tidak membahas masalah yang menyangkut struktur, kecuali beberapa aspek dari interaksi tanah-struktur (soil-structure interaction), atau masalah perkerasan jalan pada tanah lunak. Meskipun demikian, beberapa petunjuk yang diberikan pada Panduan ini dan seri lainnya mungkin akan dapat membantu untuk maksud tersebut.


SILAHKAN DOUWNLOUD BUKUNYA DI SINI :PANDUAN GEOTEKNIK  - lentera karya
sak lajengipun »»  

Panduan Geoteknik 3 : Penyelidikan Tanah Lunak Pengujian Laboratorium

Judul : Timbunan Jalan Pada Tanah Lunak
No : Pt M-01-2002-B
Panduan Geoteknik 3 : Penyelidikan Tanah Lunak Pengujian Laboratorium
Penerbit : Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah
Tahun : 2002 (Edisi Pertama Bahasa Indonesia)
Halaman : 161 h
Format File : pdf
Ukuran File : 2.68 MB



Tujuan Dari Panduan Geoteknik 3Panduan ini merumuskan :


- Ceklis untuk mengevaluasi kemampuan laboratorium pengujian geoteknik dan kriteria pemilihan laboratorium,
- Faktor-faktor yang berpengaruh pada perencanaan dan pengembangan program pengujian laboratorium,
- Rangkuman prosedur pengujian standar terutama acuan pengujian lempung organik lunak dan gambut serta interpretasi hasil pengujiannya,
- Prosedur untuk mengurangi sekecil mungkin gangguan pada contoh tanah selama penanganan dan penyiapan benda uji; interpretasi data pengujian untuk mengevaluasi kualitas contoh,
- Prosedur untuk mengidentifikasi dan menjelaskan struktur dan fabrik tanah,
Persyaratan-persyaratan pelaporan.
Batasan Dari Panduan Geoteknik 3Panduan Geoteknik 3 ini membahas tentang uji yang dilaksanakan di laboratorium untuk keperluan evaluasi terhadap stabilitas, daya dukung dan penurunan dari konstruksi jalan yang dibangun di atas tanah lunak. Dalam Panduan Geoteknik ini juga diuraikan mengenai lempung inorganik dan lempung organik, gambut, dan penekanan khusus diberikan untuk tindakan pencegahan yang harus diambil ketika melakukan pengujian terhadap lempung organik dan gambut serta interpretasi terhadap data yang dihasilkannya. Sedangkan uji untuk material timbunan yang dipadatkan (misalnya untuk mendapatkan nilai maksimum dari kepadatan kering, dan nilai CBR, tidak akan dibahas dalam panduan ini.
Supaya hasil uji laboratorium dapat digunakan, maka penting untukdiperhatikan bahwa laboratorium yang dipilih untuk melakukan uji tersebut harus memiliki kemampuan dan kapasitas yang diiginkan, khususnya dengan memperhatikan sistem pengendalian mutunya. Bab 2 dari Panduan Geoteknik ini menjelaskan secara detil prosedur yang harus ditempuh untuk menilai dan menentukan kelas atau tingkatan dari sebuah laboratorium, dilihat dari tingkat kemampuannya melakukan suatu pengujian.
Perencanaan penyelidikan tanah membutuhkan koordinasi dan kesatuan antara kegiatan lapangan dan laboratorium itu sendiri, dengan tujuan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan biaya seminimal mungkin. Bab 3 dari Panduan Geoteknik ini membahas tentang perencanaan program pengujian laboratorium dan pemeriksaan faktor-faktor yang mempengaruhi batasan dari program tersebut.
Dijelaskan pada Bab 4 dari Panduan Geoteknik ini, sistem yang digunakan untuk mengklasifikasi tanah organik dan inorganik berbutir halus serta gambut; jenis pengujian yang harus dilakukan untuk mengklasifikasikan tanah, dan untuk mendapatkan karakteristik kuat geser, kompresibilitas dan permeabilitasnya juga dijelaskan. Jenis tanah tersebut umumnya diuji dengan metode uji standar sebagaimana tercantum dalam Lampiran A. Adalah merupakan hal yang penting bagi seorang Ahli Geoteknik yang Ditunjuk untuk merumuskan secara jelas program pengujian yang akan dilakukan terhadap contoh tanah, serta parameter uji apa yang akan digunakan; sebuah contoh mengenai hal ini diberikan dalam bentuk sebuah prosedur.
Bab 5 dari Panduan Geoteknik ini menguraikan mengenai gangguan atau kerusakan yang terjadi pada contoh tanah, dan konsekuensi akan kemungkinan terjadinya penurunan kualitas yang terjadi di laboratorium selama proses penanganan contoh dan persiapan pengujian spesimen; tindakan pencegahan yang harus dilakukan untuk memperkecil gangguan yang timbul juga dibahas. Prosedur yang dikeluarkan oleh Masyarakat Internasional untuk Mekanikan Tanah dan Teknik Fondasi (International Society for Soil Mechanics and Foundation Engineering, ISSMFE, 1981) untuk mengevaluasi kualitas relatif dari sampel berdasarkan pada interpretasi dari hasil pengujian memberikan detil tahapan kegiatan yang harus dilakukan.
Bab 6 dari Panduan Geoteknik ini menguraikan fabrik dan struktur tanah. Prosedur ASTM menjelaskan secara detil bagaimana caranya mengidentifikasi tanah yang dapat digunakan baik untuk di lapangan maupun di laboratorium. Analisis terhadap makrofabrik tanah, dengan menggunakan metode yang diusulkan oleh Mc Gown dan Jarrett (1997a) juga dibahas, yang meliputi prosedur laboratorium untuk pemotretan dan pelaksanaan dari pemeriksaan makfrofabrik tersebut.
Bagian akhir dari Panduan Geoteknik ini membicarakan persyaratan yang harus dipenuhi dalam pelaporan hasil dari pengujian laboratorium tersebut.
SILAHKAN DOUWNLOUD BUKUNYA DI SINI :PANDUAN GEOTEKNIK 3.- lentera karya
sak lajengipun »»  

Panduan Geoteknik 2 : Penyelidikan Tanah Lunak Desain & Pekerjaan Lapangan

Judul : Timbunan Jalan Pada Tanah Lunak
No : Pt T-09-2002-B
Panduan Geoteknik 2 : Penyelidikan Tanah Lunak Desain & Pekerjaan Lapangan
Penerbit : Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah
Tahun : 2002 (Edisi Pertama Bahasa Indonesia)
Halaman : 108 h
Format File : pdf
Ukuran File : 1.64 MB

Tujuan Dari Panduan Geoteknik 2
Panduan ini menjelaskan prosedur-prosedur yang harus diterapkan dalam :


- Studi awal untuk mengumpulkan informasi-informasi yang ada,
- Informasi-informasi yang dibutuhkan dalam kegiatan proyek pembangunan jalan sebelum merencanakan penyelidikan lapangan,
- Menentukan tipe-tipe penyelidikan lapangan serta pengujian laboratorium yang akan dilakukan,
- Prosedur mendesain penyelidikan lapangan,
- Persyaratan-persyaratan khusus untuk melaksanakan pekerjaan-pekerjaan tertentu pada tanah lunak, sebagaimana juga telah dikemukakan pada manual-manual lainnya untuk keperluan pekerjaan penyelidikan lapangan yang sifatnya rutin,
- Persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi untuk pelaporan dari hasil-hasil pekerjaan yang telah dilakukan,
- Ceklis untuk meyakinkan bahwa prosedur-prosedur yang tercantum dalam Panduan ini telah diikuti,
- Prosedur-prosedur yang harus dilaksanakan jika penyelidikan lapangan yang dilakukan tidak mengikuti rekomendasi yang diberikan oleh Panduan ini.
Batasan Dari Panduan Geoteknik 2
Panduan Geoteknik ini memberikan informasi dan petunjuk dalam merencanakan dan melaksanakan penyelidikan lapangan untuk keperluan desain dan pelaksanaan konstruksi timbunan jalan di atas tanah lunak.
Petunjuk yang diberikan dapat pula digunakan untuk pekerjaan timbunan oprit jembatan.
Panduan ini tidak membahas pekerjaan struktur atau permasalahan yang berkaitan dengan perkerasan jalan pada tanah lunak. Tetapi beberapa petunjuk yang diberikan pada Panduan ini dan Panduan Geoteknik lainnya, dapat pula dimanfaatkan untuk keperluan tersebut.
Panduan Geoteknik 2 ini membahas tentang Penyelidikan Lapangan untuk keperluan pekerjaan kegeoteknikan yang meliputi studi meja, peninjauan awal dan investigasi lapangan. Hal ini kadang juga dikenal dengan istilah “Penyelidikan Tanah”.
Pengujian laboratorium dari contoh tanah yang didapat dari penyelidikan lapangan dibahas pada Panduan Geoteknik 3.
Panduan Geoteknik 2 tidak memuat lagi informasi rutin tentang prosedur standar yang digunakan dalam penyelidikan lapangan. Prosedur standar dapat diperoleh dari Manual Penyelidikan Lapangan untuk Jembatan, Departemen Pekerjaan Umum sebagaimana yang telah digunakan sebagai referensi standar dalam penyelidikan lapangan untuk pekerjaan jalan di Indonesia.


SILAHKAN DOUWNLOUD BUKUNYA DI SINI : PANDUAN GEOTEKNIK 2. - lentera karya
sak lajengipun »»  

Panduan Geoteknik 1 : Proses Pembentukan dan Sifat-sifat Dasar Tanah Lunak


Judul : Timbunan Jalan Pada Tanah Lunak
No : Pt T-8-2002-B
Panduan Geoteknik 1 : Proses Pembentukan Dan Sifat-Sifat Dasar Tanah Lunak
Penerbit : Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah
Tahun : 2002 (Edisi Pertama Bahasa Indonesia)
Halaman : 162 h
Format File : pdf
Ukuran File : 3,86 MB


Tujuan Dari Panduan Geoteknik 1
Panduan ini memberikan informasi untuk :
- Memahami perbedaan tipe-tipe tanah lunak yang ditemukan di Indonesia dan bagaimana hubungannya dengan konteks regional maupun global,
- Membuat penilaian awal akan segala kemungkinan dimana tanah-tanah tersebut akan ditemukan pada lokasi-loksasi tertentu,
- Mengidentifikasi keberadaan tanah lunak, sehingga prosedur-prosedur yang disebutkan dalam Panduan Geoteknik 2 hingga 4 perlu diterapkan dalam proyek tersebut.
Batasan Dari Panduan Geoteknik 1
Tanah lunak yang diuraikan pada Panduan ini terdiri dari dua tipe, yang didasarkan atas bahan pembentuknya :
- Tanah inorganik yang berasal dari pelapukan batuan yang diikuti oleh transportasi dan proses-proses lainnya,
- Gambut yang berasal dari bahan tumbuh-tumbuhan yang mengalami berbagai tingkat pembusukan.
- Tanah organik merupakan kombinasi tanah inorganik dan gambut atau bahan organik lainnya.
Panduan Geoteknik 1 menjelaskan proses pembentukan batuan, pelapukan dan pembentukan mineral lempung. Pengaruh dari lingkungan pengendapan yang berbeda dan proses-proses yang mengikutinya juga diterangkan.
Proses pembentukan gambut dan tanah organik didiskusikan, tetapi untuk tinjauan yang lebih luas mengenai tanah tersebut pembaca dipersilakan merujuk ke Manual Konstruksi Jalan di atas Gambut dan Tanah Organik (Pusat Litbang Prasarana Transportasi, 2001).
Panduan Geoteknik 1 juga menjelaskan bagaimana caranya memprediksi keberadaan tanah lunak dari informasi yang terbatas.
Rujukan ini merupakan pengantar terhadap panduan yang lebih detil dan spesifik yang akan diberikan pada Panduan Geoteknik 2 sampai 4, yang memuat penyelidikan, desain dan konstruksi timbunan jalan pada tanah lunak tersebut.


SILAHKAN DOUWNLOUD BUKUNYA DI SINI : PANDUAN GEOTEKNIK 1.- lentera karya

sak lajengipun »»  

ILMU UKUR TANAH DAN APLIKASI

Judul Buku : Ilmu Ukur Tanah Metode dan Aplikasi bagian kedua
Penulis : DW Hendro Kustarto
Penerbit : Dioma, Malang
Tahun : 2012
Bahasa : Bahasa Indonesia 
Halaman : 176 h
Format File : pdf
Ukuran File : 7.153 MB

DAFTAR ISI
- Metode Pengukuran
- Pemetaan Situasi
- Penentuan Posisi Cara Triangulasi Dan Trilaterasi
- Penentuan Azimuth Dengan Pengukuran Tinggi Matahari
- Pemetaan Situasi Dengan Plane Table
- Pengukuran Hidrografi
- Transformasi Sistem Koordinat

SILAHKAN DOUWNLOUD BUKUNYA DI SINI : Ilmu Ukur Tanah Metode dan Aplikasi  - lentera karya
sak lajengipun »»  

KOMPAKSI URUKAN TANAH DAN BATUAN DENGAN GETARAN


Judul Buku : Kompaksi Urukan Tanah Dan Batuan Dengan Getaran
Penulis : Lars Forssblad
Penerbit : Bina Aksara, Jakarta
Tahun : 1988
Bahasa : Bahasa Indonesia
Halaman : 121 h
Format File : pdf
Ukuran File : 12.889 MB

DESKRIPSI
 Dasar Pemampatan Tanah
- Klasifikasi Tanah
- Uji Laboratorium Dan Lapangan
- Macam Spesifikasi
- Macam Prinsip Dan Metode Pemampatan Tanah
- Macam Pemampatan Tanah Dengan Getaran Dan Efek Pemampatan Mereka
- Pemakaian , Perhitungan Kapasitas
- Saran Dan Petunjuk Untuk Pekerjaan Pemampatan
- Beberapa Pemakian Khusus
- Alat Pengukuran Di Mesin Giling Getar
- Kalibrasi
- Pemakaian Energi Pada Pemampatan
- Perhitungan Ongkos Mesin
- Pengoperasian Mesin Dibawah Kondisi Khusus
- Kerusakan Bangunan Yang Disebabkan Oleh Getaran Tanah Yang Ditimbulkan Alat Pemampatan Dengan Getaran
- Beban Pipa Dan Bangunan Lain

sak lajengipun »»  

REKAYASA PONDASI II

Judul Buku : Rekayasa Pondasi II - Pondasi Dangkal dan Pondasi Dalam
Penulis : Joetata Hadihardaja
Penerbit : Gunadarma
Tahun : 1997
Bahasa : Bahasa Indonesia
Halaman : 170
File format : pdf
File size : -

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Umum
1.2 Kriteria Perancangan Pondasi
1.3 Pondasi Dangkal
1.4 Pondasi Dalam
BAB II DAYA DUKUNG PONDASI DANGKAL
2.1 Kapasitas Daya Dukung Pondasi Dangkal
2.2 Pengaruh Muka Air Tanah
2.3 Tegangan Kontak
BAB III KAPASITAS DAYA DUKUNG BERDASARKAN CPT DAN SPT
3.1 Umum
3.2 Kapasitas Daya Dukung Berdasarkan Data SPT
3.3 Kapasitas Daya Dukung Berdasarkan CPT
BAB IV SETTLEMENT (PENURUNAN) PONDASI DANGKAL
4.1 Umum
4.2 Penurunan Seketika
4.3 Penurunan Konsolidasi
BAB V KAPASITAS DAYA DUKUNG & PENURUNAN PONDASI TIANG
5.1 Kapasitas Daya Dukung Aksial Pondasi Tiang
5.2 Gaya Geser Negatif
5.3 Kapasitas Daya Dukung Aksial Pondasi Tiang Dalam Grup
5.4 Kapasitas Daya Dukung Lateral Tiang
5.5 Kapasitas Daya Dukung Berdasarkan Data-data Pemancangan di Lapangan
5.6 Penurunan Grup Tiang
5.7 Uji Pembebanan Tiang Pancang
BAB VI ANALISIS GRUP TIANG TERHADAP BEBAN LATERAL
6.1 Umum
6.2 Metode Statis Sederhana
6.3 Metode Perpindahan
6.4 Analisis Grup Tiang Dalam Ruang

SILAHKAN DOUWNLOUD BUKUNYA DI SINI : Rekayasa Pondasi II - lentera karya

sak lajengipun »»  

Jumat, 26 Oktober 2012

REKAYASA PONDASI I

Judul Buku : Rekayasa Pondasi I- Konstruksi Penahan Tanah
Penulis : Joetata Hadihardaja
Penerbit : Gunadarma
Tahun : 1997
Bahasa : Bahasa Indonesia
Halaman : 128
File format : pdf
File size : 2.593 MB


DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN


1.1 Pengertian Fundasi
1.2 Tujuan
1.3 Kriteria Perancangan

BAB II TEKANAN TANAH LATERAL
2.1 Umum
2.2 Kondisi Coulomb
2.3 Kondisi Rankie
2.4 Pemilihan Kondisi Rankie atau Coulomb
2.5 Tekanan Tanah Lateral Menurut Coulomb dan Rankie Dengan Menggunakan Lingkaran Mohr
2.6 Tekanan Tanah Aktif Akibat Beban Diatas Tanah Isian
2.7 Pengaruh Muka Air Tanah

BAB III TEKANAN TANAH LATERAL CARA GRAFIS
3.1 Umum
3.2 Tekanan Tanah Culman
3.3 Tekanan Tanah Poncelet
3.4 Mencari Titik Tangkap Tekanan Tanah Aktif

BAB IV PERANCANGAN DINDING PENAHAN TANAH
4.1 Umum
4.2 Estimasi Dimensi Dinding Penahan Tanah
4.3 Penentuan Tekanan Tanah yang Bekerja Pada Dinding Penahan Tanah
4.4 Cek Stabilitas Geser

BAB V DRAINASE PADA DINDING PENAHAN TANAH
5.1 Umum
5.2 Jenis Drainase Pada Dinding Penahan Tanah
5.3 Tanah Filter

BAB VI TURAP
6.1 Umum
6.2 Dinding Turap Kantilever
6.3 Dinding Turap Berjangkar
6.4 Penjangkaran
6.5 Diagram Tegangan Tanah Dinding Turap

SILAHKAN DOUWNLOUD BUKUNYA DI SINI : Rekayasa Pondasi I - - lentera karya
sak lajengipun »»  

PONDASI DANGKAL

Judul Buku : Pondasi Dangkal
Penulis : Ir. gogot Setyo Budi
Penerbit : Andi, Yogyakarta
Tahun : 2011
Bahasa : Bahasa Indonesia
Halaman : 151 h
Format File : pdf
Ukuran File : 7.364 MB


DESKRIPSI
- Pendahuluan
- Penyelidikan Tanah
- Daya Dukung Pondasi
- Korelasi Parameter Tanah
- Penyebaran Tekanan
- Kompresibilitas Tanah
- Konsolidasi

SILAHKAN DOUWNLOUD BUKUNYA DI SINI: Pondasi Dangkal. lentera karya
sak lajengipun »»  

TEKNIK PONDASI


Judul Buku : Pengantar Teknik Pondasi
Penulis : Ir. Rudi Gunawan
Penerbit : Kanisius, Yogyakarta
Tahun : 1990
Bahasa : Bahasa Indonesia
Halaman : 60 h
Format File : pdf
Ukuran File : 2.863 MB



DESKRIPSI
- Fondasi Bangunan
- Penyelidikan Tanah
- Daya Dukung Tanah
- Fondasi Menerus
- Fondasi Telapak
- Fondasi Kaki Gabungan
- Fondasi Plat




sak lajengipun »»  

MEKANIKA TANAH DAN TEKNIK PONDASI


Judul Buku : Mekanika Tanah dan Teknik Pondasi
Penulis : Suyono Sosrodarsonomdan Kazuto Nakazawa
Penerbit : PT Pradya Paramita, Jakarta
Tahun : 2000
Bahasa : Bahasa Indonesia
Halaman : 345 h
Format File : pdf
Ukuran File : 21.960 MB


DESKRIPSI
- Tanah Sebagai Pondasi
- Sifat Lapisan Tanah Bawah Sebagai Tempat Pondasi
- Penyelidikan Lokasi Konstruksi
- Pemilihan Bentuk Pondasi
- Pondasi Telapak
- Pondasi Tiang
- Pondasi Kaison
- Pondasi Tiang Turap
- Tembok Menerus Dibawah Tanah
- Turap
- Bendungan Elak Sementara
- Perbaikan Lapisan Tanah Dasar Yang Lunak
- Drainasi
- Penjangkaran Tanah
- Tembok Penahan
- Kepala Dan Pilar Jembatan
- Gorong-Gorong

SILAHKAN DOUWNLOUD BUKUNYA DI SINI : Mekanika Tanah dan Teknik Pondasi. - lentera karya
sak lajengipun »»  

MEKANIKA TANAH LANJUTAN


Judul Buku : Mekanika Tanah Lanjutan
Penulis : Budi Santoso, Heri Suprapto, Suryadi HS
Penerbit : Gunadarma
Tahun : 1998
Bahasa : Bahasa Indonesia
Halaman : 61
File format : pdf
File size : -



DAFTAR ISI
BAB 1 PERMEABILITAS DAN ALIRAN DALAM TANAH


A. Pendahuluan
B. Menentukan Nilai k di Laboratorium
C. Tanah Anisotropis dan Tanah Berlapis
D. Tanah Berlapis-lapis
E. Menentukan Nilai k di Lapangan
F. Teori Rembesan dan Flow Net
G. Persamaan Laplace
J. Bentuk Garis Rembesan / Garis Phreatik
K. Koreksi Garis Rembesan / Garis Phreatik
L. Debit Rembesan Melalui Bendungan
M. Koreksi Garis Rembesan Di Hilir
N. Gambar Flow Net Pada Bendungan Tanah
O. Rembesan Pada Bendungan Tanah Anisotropis
BAB 2 KONSOLIDASI DAN PENURUNAN
A. Pendahuluan
B. Konsolidasi
C. Percobaan Konsolidasi di Laboratorium
D. Nilai Indeks Kompresi (CC)
E. Indeks Kompresi untuk Tanah Prakonsolidasi
F. Penurunan Pondasi
G. Penurunan Tanah Prakonsolidasi
H. Waktu Proses Konsolidasi dan Derajat Konsolidasi
BAB 3 KUAT GESER TANAH
A. Pendahuluan
B. Cara Pengujian Untuk Menentukan Kuat Geser
C. Percobaan Kuat Geser
D. Stabilitas Lereng
BAB 4 PERENCANAAN PERKERASAN JALAN
A. Pendahuluan
B. Cara CBR

SILAHKAN DOUWNLOUD BUKUNYA DI SINI :Mekanika Tanah Lanjut. - unduh - lentera karya
sak lajengipun »»  

MEKANIKA TANAH

Judul Buku : Dasar Mekanika Tanah
Penulis : Budi Santoso, Heri Suprapto, Suryadi HS
Penerbit : Gunadarma
Tahun : 1998
Bahasa : Bahasa Indonesia
Halaman : 80
File format : pdf
File size : -


DAFTAR ISI
BAB 1 PENDAHULUAN
1. Definisi Mekanika Tanah
2. Komposisi Tanah
BAB 2 SIFAT INDEK DAN KLASIFIKASI TANAH
1. Ukuran Partikel Tanah
2. Analisa Ukuran Partikel
3. Konsistensi dan Plastisitas
4. Klasifikasi Tanah
5. Permeabilitas Tanah
6. Debit Aliran Dalam Tanah
7. Tekanan Total, Tekanan Efektif dan Tekanan Pori
BAB 3 DAYA REMBES
1. Kondisi Ada Aliran Air Arah Vertikal
2. Peristiwa Liquifastion (Tanah Menjadi Cair)
3. Tanah Untuk Bahan Filter
BAB 4 KUAT GESER TANAH
1. Percobaan Kotak Geser
2. Hukum Coulomb
3. Perbedaan Sifat Pasir dan Lempung
BAB 5 PEMADATAN TANAH
1. Maksud dan Tujuan Pemadatan
2. Pengaruh Kadar Air Tanah
3. Percobaan Proctor
4. Cara Modifikasi (Berat)
5. Pengawasan Penimbunan Dan Pemadatan
6. Memeriksa Kepadatan Tanah Di Lapangan
BAB 6 PENYEBARAN TEKANAN DALAM TANAH
1. Cara Pendekatan
2. Teori Boussinesq (Beban Terpusat Tunggal)
3. Cara Fadum (Beban Terbagi Merata Bentuk Segi Empat)
4. Cara Newmark
BAB 7 TEKANAN TANAH AKTIF DAN PASIF
1. Tekanan Tanah Aktif (dengan Kohesi Nol, C=0)
2. Tekanan Tanah Aktif Berkohesi
3. Tekanan Tanah Pasif
BAB 8 DAYA DUKUNG TANAH
1. Kondisi Tanah
2. Teori Terzaghi (Mengenai Daya Dukung Tanah)
3. Daya Dukung Bruto dan Netto

SILAHKAN DOUWNLOUD BUKUNYA DI SINI : Dasar Mekanika Tanah.- lentera karya
sak lajengipun »»